𝗞𝗲𝘂𝗻𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗥𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗗𝗶 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝗦𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮𝘁 : 𝗠𝗲𝗺𝗮𝗸𝗮𝗶 𝗞𝗼𝗻𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗞𝗮𝘆𝘂, 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗔𝗱𝗮 𝗣𝗮𝗴𝗮𝗿, 𝗱𝗮𝗻 𝗞𝗮𝗺𝗮𝗿 𝗱𝗶 𝗔𝘁𝗮𝘀 𝗟𝗼𝘁𝗲𝗻𝗴

Memang seperti yang kita tahu, gaya bangunan atau cara dalam membangun rumah disetiap negara mempunyai ciri khas yang berbeda. 

Hal ini karena bisa diakibatkan oleh faktor musim, kebutuhan dan kebudayaan yang berbeda. Namun dari beberapa negara tersebut, ada salah satu gaya bangunan yang sedikit mengganjal dipikiran saya, karena jika kita melihat keadaan lingkungan Negara tersebut, sepertinya sulit jika kita logikakan.

Negara tersebut adalah Amerika. Amerika adalah negara yang sangat maju dan juga paling sering terkena bencana tornado maupun badai. 𝗧𝗮𝗽𝗶 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗽𝗮 𝗺𝗮𝘆𝗼𝗿𝗶𝘁𝗮𝘀 𝗸𝗼𝗻𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵𝗻𝘆𝗮 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗮𝗸𝗮𝗶 𝗸𝗮𝘆𝘂? 𝗕𝘂𝗸𝗮𝗻𝗸𝗮𝗵 𝗸𝗼𝗻𝘀𝘁𝗿𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝗶𝘁𝘂 𝗺𝗮𝗹𝗮𝗵 𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗿𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗯𝗲𝗻𝗰𝗮𝗻𝗮 𝘁𝗲𝗿𝘀𝗲𝗯𝘂𝘁? 𝗞𝗲𝗻𝗮𝗽𝗮 𝗺𝗲𝗿𝗲𝗸𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗴𝘂𝗻𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗯𝗮𝘁𝗮 𝗱𝗮𝗻 𝗯𝗲𝘁𝗼𝗻 𝘀𝗲𝗽𝗲𝗿𝘁𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴 𝗸𝗶𝘁𝗮 𝘁𝗲𝗿𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗡𝗲𝗴𝗮𝗿𝗮 𝗸𝗶𝘁𝗮?

Orang Amerika mempunyai segudang alasan mengapa mereka lebih memilih menggunakan kayu dalam membangun rumah. Entah kalian percaya atau tidak, tapi inilah alasan mereka lebih memilih kayu daripada bata dan beton.

𝗔𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝘂𝘁𝗮𝗺𝗮 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗯𝗲𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗮𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮𝗶 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗵𝘂𝘁𝗮𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗹𝘂𝗮𝘀, 𝘀𝗲𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝗸𝗮𝘆𝘂 𝗱𝗶𝘀𝗶𝗻𝗶 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗺𝗲𝗹𝗶𝗺𝗽𝗮𝗵 𝗿𝘂𝗮𝗵, 𝗽𝗿𝗼𝗱𝘂𝗸𝘀𝗶 𝗸𝗮𝘆𝘂 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗱𝗮𝗻 𝗿𝗲𝗯𝗼𝗶𝘀𝗮𝘀𝗶 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀.
rangka kayu juga mendukung penggunaan dinding berinsulasi yang membuat ruangan lebih hangat, terutama di musim dingin.
rangka kayu ringan, maka otomatis pondasi juga lebih kecil dan efektif.  

𝗔𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗮𝗿𝘂𝗵 𝘂𝗻𝘀𝘂𝗿 𝗯𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮. 𝗕𝘂𝗱𝗮𝘆𝗮 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵, 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗱𝘂𝗹𝘂 𝗵𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗺𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗯𝗲𝗹𝘂𝗺 𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸 𝗯𝗲𝗿𝘂𝗯𝗮𝗵. Karena stock kayu di anggap masih melimpah ruah, dan murah, tenaga konstruksi atau tukang disana lebih ahli dalam mengolah kayu daripada menggunakan bata dan beton. Hal ini karena sesuai permintaan juga yah, disana tidak umum membuat rumah dengan bata, jadi Ngapain harus belajar menggunakan bata jika disana tidak ada permintaan.

𝗗𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝘀𝗲𝗴𝗶 𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻, 𝗧𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗱𝗮𝗽𝗮𝘁 𝗱𝗶𝗽𝘂𝗻𝗴𝗸𝗶𝗿𝗶 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗸𝗮𝗹𝗮𝘂 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗸𝗮𝘆𝘂 𝘀𝗮𝗻𝗴𝗮𝘁 𝗿𝗮𝗺𝗮𝗵 𝗹𝗶𝗻𝗴𝗸𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗶𝗯𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗻𝗴𝘂𝗻𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗶𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝘀𝗶𝗳𝗮𝘁 𝗻𝗼𝗻-𝗮𝗹𝗮𝗺𝗶. Selain itu, struktur kayu juga secara aktif membantu penyerapan dan penyimpanan dari karbon dioksida yang ada di lingkungan sekitar rumah kayu tersebut.

Kayu merupakan material dekoratif yang sangat indah dan memiliki karakter tersendiri. Setiap bahan kayu memiliki warna, desain dan corak tersendiri yang jika diaplikasikan menjadi rumah kayu, maka akan menciptakan sebuah tempat hunian dengan nilai estetika yang tinggi.

Pemilik rumah juga harus bersiap menghadapi kelemahan dari material kayu, seperti perubahan struktur kayu, kayu merupakan material higroskopik alias bahan yang mampu menyerap uap air dan memiliki kadar kelembaban yang berubah sesuai dengan kondisi lingkungan di sekitarnya, selain itu ada resiko Kerusakan biologis
Yang disebabkan oleh pembusukan alami, jamur dan serangga. Karena kayu adalah bahan organis, maka tidak jarang akan ada dampak biologis sesuai pergeseran waktu. Keluhan jamur umumnya dapat diatasi dengan keseimbangan suhu yang tepat, yaitu di bawah 25 derajat Celcius. 

Ada beberapa jenis/tipe rumah kayu di Amerika, dan yang paling umum diantaranya adalah 𝗚𝗮𝘆𝗮 𝗖𝗿𝗮𝗳𝘁𝘀𝗺𝗮𝗻 𝗕𝘂𝗻𝗴𝗮𝗹𝗼𝘄, gaya rumah ini muncul akibat adanya gerakan seni dan kerajinan pada awal 1900-an di Amerika. Gaya ini kental dengan elemen kerajinan tangan, seperti kayu, batu, dan bata. Selain itu, rumah ini biasanya dibangun dengan dua tingkat, memiliki beranda depan, atap yang rendah, serta jendela ganda yang tergantung pada panel atas dan satu panel besar di bagian bawahnya. 

Kemudian ada 𝗚𝗮𝘆𝗮 𝗖𝗮𝗽𝗲 𝗖𝗼𝗱 adalah rumah gaya Amerika yang cukup populer, sekaligus salah satu yang paling bersejarah dalam perkembangan gaya arsitektur Amerika. Pasalnya, gaya ini sudah ada sejak abad ke-17 silam. Pada mulanya, gaya ini dibawa dan dipopulerkan oleh orang-orang Inggris yang ada di Amerika. Ciri khas rumah tersebut memiliki atap yang curam, cerobong sentral, serta jendela yang membingkai pintu depan. 

Dan yang paling sering kita lihat adalah 𝗚𝗮𝘆𝗮 𝗣𝗲𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝗸𝗮𝗻 (𝗥𝗮𝗻𝗰𝗵) Jika kamu senang menonton film-film Hollywood, tentu gaya rumah peternakan atau ranch tidak asing lagi kamu lihat. Rumah gaya Amerika yang satu ini sangat populer dan cukup diminati banyak orang.
Apalagi di tahun 1940-1980-an, ranch mendominasi desain hunian di bagian selatan dan barat Amerika. Rumah ini biasanya memiliki denah yang terbuka, garasi depan besar, pintu kaca, dan garis atap rendah.

Jika diperhatikan bentuk desain rumah gaya Amerika itu simetris,𝗯𝗲𝗻𝘁𝘂𝗸 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗱𝗲𝗿𝗵𝗮𝗻𝗮 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗱𝗲𝘀𝗮𝗶𝗻 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗶𝗺𝗽𝗲𝗹.
Rumah dengan desain Amerika bentuknya dibuat kotak-kotak yang dibagi menjadi beberapa ruangan untuk beberapa ruangan, termasuk kamar tidur. Tidak hanya bentuk ruangan saja yang simetris, unsur-unsur rumah seperti jendela dan pintu pun berbentuk simetris. Posisi jendela dan pintu pada rumah gaya Amerika diletakkan bebas, ada yang hanya di bagian depan rumah, namun ada juga yang disusun di samping rumah.

𝗞𝗲𝘂𝗻𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗹𝗮𝗶𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗱𝗶 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝗮𝗱𝗮𝗹𝗮𝗵 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗮𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗽𝗮𝗴𝗮𝗿, 𝗔𝗱𝗮 𝗯𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮 𝗮𝗹𝗮𝘀𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗶𝗻𝗶.

𝗕𝗶𝗮𝘀𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗶𝗻𝗶 𝗺𝗲𝗿𝘂𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗲𝗿𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗲𝗹𝗼𝗹𝗮 𝗽𝗲𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵𝗮𝗻. Hal yang sama juga berlaku untuk beberapa kompleks cluster di Indonesia yang tidak memperbolehkan pemasangan pagar. Jika anda memasang pagar anda akan kena charge. Begitupula beberapa tanaman di depan rumah, juga diwajibkan untuk dirawat. Jika tanaman tersebut mati anda harus menanam ulang dengan tanaman yang sama atau mengganti sejumlah uang untuk dibelikan tanaman serupa oleh pengelola perumahan.

𝗔𝗱𝗮𝗻𝘆𝗮 𝗨𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴-𝘂𝗻𝗱𝗮𝗻𝗴 𝗱𝗶 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝗯𝗲𝗿𝗻𝗮𝗺𝗮 𝗻𝗼𝘁𝗿𝗲𝘀𝗽𝗮𝘀𝘀𝗶𝗻𝗴 alias dilarang melintas di properti pribadi tanpa izin. Jadi anda bisa dipanggilkan polisi jika duduk duduk di balkon rumah atau halaman rumah seseorang tanpa izin. Selain itu ada juga undang-undang yang melarang seseorang mondar mandiri di sekitar private properti seseorang. Hal ini tentu didukung oleh petugas kepolisian yang memang sigap melayani rakyatnya. 

𝗞𝗲𝗽𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗲𝗻𝗷𝗮𝘁𝗮 𝗮𝗽𝗶 𝗽𝗮𝗱𝗮 𝗺𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁 𝘀𝗶𝗽𝗶𝗹 yang sangat tinggi dan legal di Amerika Serikat. Bahkan menurut data statistik. Jumlah senjata api yang terjual di AS melebihi jumlah rakyat Amerika. Artinya satu orang Amerika kemungkinan memiliki lebih dari satu senjata api. Jadi jika ada yang mau macam - macam, Bersiaplah diheadsot oleh pemilik rumah.

𝗗𝗮𝗿𝗶 𝘁𝗶𝗴𝗮 𝗮𝘀𝗽𝗲𝗸 𝗶𝘁𝘂 𝘁𝗲𝗻𝘁𝘂 𝗺𝗮𝘀𝘂𝗸 𝗮𝗸𝗮𝗹 𝗷𝗶𝗸𝗮 𝗸𝗲𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗺𝗲𝗺𝗲𝗿𝗹𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗽𝗮𝗴𝗮𝗿. Karena pagar hanyalah tanda kepemilikan properti seseorang dan larangan orang untuk melintas di area properti itu. Jadi pagar tidak diperlukan jika negara sudah mampu menjamin hak-hak warga negaranya. 

𝗦𝗲𝘁𝗲𝗹𝗮𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗰𝗮 𝗽𝗼𝘀𝘁𝗶𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗶𝗻𝗶, 𝗮𝗽𝗮𝗸𝗮𝗵 𝗸𝗮𝗹𝗶𝗮𝗻 𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗵𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗿𝘂𝗺𝗮𝗵 𝗴𝗮𝘆𝗮 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮, 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗯𝗮𝗵𝗸𝗮𝗻 𝗶𝗻𝗴𝗶𝗻 𝘁𝗶𝗻𝗴𝗴𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽 𝗱𝗶 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮? 𝗕𝗮𝗴𝘂𝘀, 𝗵𝗮𝗿𝗮𝗽𝗮𝗻 𝘀𝗮𝘆𝗮 𝗰𝘂𝗺𝗮 𝗽𝗲𝗻𝗴𝗲𝗻 𝗽𝘂𝗻𝘆𝗮 𝗶𝘀𝘁𝗿𝗶 𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗔𝗺𝗲𝗿𝗶𝗸𝗮 𝗸𝗮𝘄𝗮𝗻. 
Sekian.

___________________
Referensi untuk tulisan ini :
1) Jawaban dari beberapa pengguna Quora tentang Keunikan rumah Di Amerika.
2) dan bacaan di web bobo.grid*.id/read/082057665
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url