Cara Pengucapan Huruf Alfabet dalam Bahasa Jerman (Part 2)

Rencanakan belajar bahasa Jerman dengan mempelajari alfabet terlebih dahulu. Tidak ada yang lebih mudah dibandingkan belajar mulai dari dasar. Bahasa Jerman termasuk bahasa yang sulit bagi lidah Indonesia. 

Baik itu pelafalan dan juga cara menghafalkan. Tapi jika kamu sudah menguasai alfabet dan merencanakan jadwal belajar rutin, pastinya bahasa Jerman bukanlah menjadi ilmu yang sulit dipelajari.

Alfabet Jerman disebut sebagai yang hampir mirip dengan bahasa Indonesia untuk cara penyebutannya. Hanya saja ada beberapa huruf yang penyebutannya cukup berbeda bahkan lebih panjang.

🔰 Karakteristik Unik dalam Huruf Jerman 

Apa yang terpikirkan olehmu ketika pertama kali mendengarkan native speaker Jerman berbicara? Pasti kesannya adalah bahasa yang sangat kasar dan tegas. Memang hal itulah yang akan terdengar oleh bukan penutur asli. Tapi bukan berarti arti dari kalimat yang mereka ucapkan kasar

Seperti itulah pengucapan yang benar, jadi jika kamu belajar jangan malu-malu nantinya. Ada beberapa hal yang unik bisa kamu pelajari dari alfabet Jerman. Berikut ini beberapa karakteristiknya:

– Alfabet Jerman terdiri dari lebih dari 26 abjad, sehingga dikenal sebagai abjad latin yang lebih panjang. Abjad ekstra tersebut adalah ä, ö, ü dan ß

– Semua pelafalan yang digunakan tidak sama seperti di Indonesia maupun bahasa Inggris

– Beberapa abjad bunyinya lebih banyak menggunakan tenggorokan bagian belakang. Seperti : g, ch, dan r

– Kebanyakan abjad W dalam bahasa Jerman terdengar seperti V dalam bahasa Indonesia

– Kebanyakan abjad S dalam bahasa Jerman terdengar seperti S dalam bahasa Indonesia namun pada awal membaca akan diikuti oleh suara vokal

– Abjad ß tidak pernah digunakan pada awal kata atau kosakata

– Semua huruf memiliki kode ejaan fonetis yang digunakan untuk menghindari kebingungan ketika penyebutan di dalam percakapan melalui media elektronik

🔰 Kumpulan Huruf Jerman dan Cara Membacanya 🔰

Aa = a
Bb = be
Cc = ce
Dd = de
Ee = e
Ff = ef
Gg = ge
Hh = ha
Ii = i
Jj = yot
Kk = ka
Ll = el
Mm = em
Nn = en
Oo = o
Pp = pe
Qq = ku
Rr = er
Ss = es
Tt = te
Uu = u
Vv = fau
Ww = ve
Xx = eks
Yy = ueupsilon
Zz = tset

Sangat mirip bukan dengan bahasa Jerman? Coba tebak apa yang berbeda. Yup, benar pada huruf J, V, W, Y dan Z adalah abjad yang harus coba kamu hafalkan. Itu baru 26 huruf yang sama dengan bahasa latin. Kini saatnya belajar huruf lebih yang ada dalam bahasa Jerman yang disebut dengan Umlaute atau huruf yang menggunakan simbol

– Ä = ä

Penulisan dari huruf ini bisa juga dengan ‘’ae’’ dan cara mengucapkannya adalah e. Cara membacanya sama seperti pada kata ‘’enak’’. Contoh: sägen = saegen,

– Ö = ö

O umlaut sering ditulis juga sebagai oe dan cara membacanya adalah ‘’ou’’. Pastikan bibir mancung ketika mengucapkannya. Contoh: hören = hoeren

– Ü = ü

U umlaut penulisannya bisa juga dengan ‘’ue’’. Cara membacanya juga sama yaitu dengan bibir yang mancung dan sebutkan ‘’ue’’. Contoh: für = fuer

– ß

Tak perlu panik melihat bentuk huruf ini dan bingung cara penyebutannya. Disebut sebagai huruf ligatur yang cara membacanya seperti double s yaitu ‘’ss’’. Contoh: heißen = heissen, groß = gross

🔰 Konsonan Hurup Mati Dalam Bahasa Jerman 🔰

Selain huruf ada juga alfabet Jerman yang merupakan gabungan dari konsonan atau huruf mati. Berikut ini huruf gabungannya dan cara membaca.

- st = sht (cara membacanya hembuskan udara setelah menyebut s)

- sch = sh (cara membacanya dengan mendesis)

- sp = shp (cara membacanya hembuskan udara setelah menyebut s)

- ch = sh (cara membaca seperti mendesis namun bisa juga dengan kh seperti menelan ludah)

- chs = x (cara membacanya adalah huruf x namun jarang digunakan)

- ph = f (cara membaca sama seperti huruf f)

- pf = pfh (cara membacanya hembuskan udara setelah huruf f)

- th = ch (cara membaca seperti menghembuskan udara)

Sebagai penutup berikut ada beberapa contoh sekedar untuk melengkapi:
- Michael Schumacher – dibaca: Mikhael Shumakher
- Winter – dibaca = Vinter
- Vogel – dibaca = Fogel
- Läufer – dibaca = Loyfer
- meine – dibaca = maine
- Europa – dibaca = Oyropa
- zurück – dibaca = tsuruek
- Biene – dibaca = Biine
- spät – dibaca = shpet
- Jaguar – dibaca = Yaguar
- Google – dibaca = Google
- Porsche – dibaca = Porsye
- Dr. Seuss – dibaca = Doktor Soyss

Next: Part 3 (Kosakata Bahasa Jerman Paling Umum)

Sumber:
- https://virtueducation*org/huruf-jerman/
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url