Stop tambah kericuhan pada tragedi terorisme

Pada tanggal 28 Maret 2021 kemarin, terjadi peristiwa pengeboman di depan Gereja Katredal Makassar. Hal ini membuat heboh masyarakat se-Indonesia. Berita-berita cepat menyebar melalui media sosial. Hingga hari ini, aksi terorisme masih belum sepenuhnya padam di Indonesia.

Aksi terorisme ini tentunya mendapat banyak kecaman dari masyarakat. Bahkan tokoh masyarakat seperti Deddy Corbouzier mengatakan “Anda apapun agamanya, mau Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, Budha maupun Konghucu kita harus berani ngomong untuk melawan orang-orang yang suka ngomong, toanya besar, bicara dimana-mana, mengkafir-kafirkan semua orang diluar apa yang dia yakini yang akhirnya membuat orang-orang bodoh seperti tadi (pelaku teror) percaya harus memusuhi agama lain atau percaya harus memusuhi orang lain. Itu yang harus kita lawan,”. Tentu perkataan ini ada benarnya, tapi apakah kita perlu membesar-besarkan suatu aksi terorisme di Indonesia ini?

Dampak menyebarkan tragedi terorisme tanpa pikir Panjang

1. Membuat trauma dan kecemasan masyarakat
Dengan tersebarnya aksi-aksi terorisme di media sosial, masyarakat akan semakin cemas untuk pergi keluar rumah. Bahkan hal ini dapat membuat trauma pada masyarakat yang pada awalnya rajin pergi keluar beribadah, menjadi takut pergi keluar karena tersebarnya video aksi terorisme.

2. Membuat suatu golongan dicap buruk oleh golongan tertentu
Setelah tersebarnya berbagai kericuhan di media sosial, tentunya muncul adanya kesan buruk pada golongan tertentu. Contohnya, berbagai organisasi keagamaan yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan aksi terorisme, menjadi dicap buruk oleh masyarakat karena dugaan keterlibatan aksi terorisme.

3. Hilangnya kepercayaan terhadap golongan tertentu
Selain dicap buruk oleh masyarakat, beberapa diantaranya muncul kecurigaan pada organisasi keagamaan tersebut. Karena munculnya kecurigaan, masyarakat bisa-bisa menuntut pembubaran organisasi keagamaan tersebut. 

Karena dari itu, kita tahu bahwa penyebaran tragedi terorisme hanya akan berdampak buruk pada masyarakat. Daripada kita membuat kericuhan yang berdampak buruk pada masyarakat, alangkah baiknya kita lebih baik memberikan doa dan berduka kepada korban aksi terorisme ini.

Daripada menambah kericuhan, lebih baik memberi doa dan berduka kepada korban

Kita sebagai masyarakat harusnya lebih memilih untuk memberikan doa kepada saudara kita disana. Bukan dengan menambah kericuhan dan menyebarkan kecemasan. Dengan memberikan doa kepada korban dan saudara kita disana, kita sudah memberikan bantuan kecil kepada yang disana. Jika kita menambah kericuhan, yang ada masyarakat Indonesia akan semakin cemas. Karena itu hentikan menyebarkan kecemasan, dan perbanyak doa kepada yang disana.

#StopTambahKericuhan #BeriDukaKepadaKorban

Semoga dengan postingan ini, kalian dapat lebih bijak dalam bermedia-sosial. Sebarkan ini ke Persekutuanmu. #StopTambahKericuhan #BeriDukaKepadaKorban

[“Mentor EB adalah divisi yang dibuat oleh EB tahun 2020 lalu. Tujuannya untuk menerbitkan konten yang berkualitas dan juga bisa membimbing kalian yang ingin menerbitkan postingan di grup ini. Kamu bisa menghubungi saya atau mentor lain jika kamu bingung dan butuh bantuan.”]

Yuk kunjungi juga media EB ID lainnya ya
Fanspage: [fb.me/ensikpediaID]
YouTube: [youtube.com/channel/UCLaV06Sm2OUbcDvO_nVL6kA]
Instagram: [instagram.com/ensiklopediabebasid]

Sumber & Referensi:
[1] Halodoc. 2018. “Stop Sebar Foto Korban Aksi Teror! Inilah Dampak Psikologisnya”. Diakses dari https:,//www,halodoc,com/artikel/stop-sebar-foto-korban-aksi-teror-inilah-dampak-psikologisnya diakses pada 2 April 2021
[2] Azanella, Luthfia Ayu. 2021. “Bom Gereja Katedral Makassar: Kronologi Kejadian, Keterangan Polisi, dan Sikap Presiden”. Diakses dari https:,//www,kompas,com/tren/read/2021/03/29/100000165/bom-gereja-katedral-makassar-kronologi-kejadian-keterangan-polisi-dan-sikap?page=all diakses pada 2 April 2021
[3] Arsyad, Edi. 2021. “Deddy Corbuzier: Lawan Orang yang Suka Mengkafir-kafirkan, Jangan Diam!”. Diakses dari https:,//fajar,co,id/2021/04/01/deddy-corbuzier-lawan-orang-yang-suka-mengkafir-kafirkan-jangan-diam/?page=all diakses pada 2 April 2021

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url